Pondok Modern Al Furqon : Berdiri untuk Umat, Bukan untuk Golongan
Pertanyaan tentang afiliasi ideologis sebuah lembaga pendidikan Islam seperti Pondok Modern Al Furqon, yakni apakah ia berhaluan Nahdlatul Ulama (NU) atau Muhammadiyah, merupakan sesuatu yang wajar di tengah lanskap sosial-keagamaan masyarakat Indonesia yang plural dan sarat dinamika ormas. Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan akademik, kami merasa perlu memberikan penjelasan mendalam sebagai pijakan berpikir dan rujukan publik.
Indonesia merupakan negara dengan keberagaman internal dalam Islam yang sangat tinggi. Dua ormas besar, NU dan Muhammadiyah, telah memainkan peran besar dalam dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan umat Islam sejak awal abad ke-20. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing: NU dikenal dengan pendekatan tradisionalis, kuat dalam sanad keilmuan klasik dan praktik amaliyah ubudiyah. Muhammadiyah menekankan pembaruan (tajdid), rasionalisme, dan modernisasi dalam sistem pendidikan dan pelayanan sosial.
Dalam konteks ini, banyak pesantren dan lembaga pendidikan Islam menautkan diri dengan salah satu dari dua ormas tersebut—baik secara kultural, struktural, maupun spiritual. Namun, Pondok Modern Al Furqon secara sadar memilih posisi berbeda: berdiri di atas dan untuk semua golongan. Posisi Institusional Al Furqon Independen dan Inklusif. Pondok Modern Al Furqon bukan lembaga afiliasi NU, Muhammadiyah, Jamaah Tabligh, atau partai politik manapun. Pondok ini tidak lahir dari rahim ormas tertentu, tetapi didirikan dengan semangat kemerdekaan berpikir, kebebasan belajar, dan keterbukaan terhadap seluruh umat Islam. Prinsip ini terangkum dalam Semboyan institusional: “Berdiri di atas dan untuk semua golongan.” Pondok ingin menjadi rumah bersama bagi umat Islam yang bersatu atas dasar tauhid, bukan tercerai oleh fanatisme identitas golongan.
Dalam praktik ubudiyah, Al Furqon bersifat akomodatif terhadap tradisi mayoritas masyarakat:
• Sholat Subuh menggunakan Qunut,
• Tahlilan dan dzikir berjamaah dilaksanakan,
• Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj, dan hari besar Islam dirayakan secara syar’i dan edukatif.
Namun, praktik-praktik ini tidak didogmakan secara institusional. Mereka diajarkan dengan pendekatan edukatif, bukan ideologis. Santri dikenalkan pada keragaman khilafiyah secara ilmiah, diajari adab berbeda pendapat, dan dibekali literatur turats maupun kontemporer. Pondok meyakini bahwa moderasi beragama bukan berarti memihak di tengah, tetapi berpijak pada ilmu, akhlak, dan maslahat umat.
Fakta bahwa sebagian besar guru atau santri berlatar belakang NU, Muhammadiyah, Tabligh, Persis, atau bahkan orang tua dari partai politik tertentu tidak menjadikan pondok ini milik golongan tersebut. Al Furqon tidak menyeleksi guru atau santri berdasarkan afiliasi, melainkan berdasarkan komitmen keilmuan, akhlak, dan loyalitas terhadap visi pondok. Maka:
• Jika 99% guru berasal dari Muhammadiyah, pondok ini tetap tidak menjadi milik Muhammadiyah.
• Jika semua santri berasal dari NU, pondok ini tidak menjadi pondok NU.
• Jika seluruh keluarga santri aktif dalam politik, pondok ini tetap bukan lembaga politik.
Kepemilikan dan Arah Lembaga. Salah satu prinsip utama Pondok Modern Al Furqon adalah bahwa pondok ini bukan milik perseorangan, bukan milik keluarga, dan bukan milik golongan, melainkan milik umat Islam. Secara kelembagaan, Al Furqon memiliki struktur yayasan yang tidak berbasis kekeluargaan, dan arah pengembangan pondok ditentukan oleh kolektivitas dewan guru dan badan pengelola yang menjaga amanah bersama: menjadi lembaga pendidikan Islam yang independen dan rahmatan lil ‘alamin.
Pondok Modern Al Furqon hadir bukan untuk memperbanyak barisan ideologi, tetapi untuk mencetak generasi yang:
• Tunduk pada Allah,
• Taat pada Rasul,
• Terbuka terhadap khazanah keilmuan Islam klasik dan modern,
• Siap menjadi perekat umat dan pelayan masyarakat.
Kami menyambut semua anak bangsa dari latar NU, Muhammadiyah, Persis, Tabligh, atau ormas apapun dengan tangan terbuka. Karena kita bukan sedang membesarkan golongan, tetapi sedang mempersiapkan generasi pewaris peradaban Islam. Namun pondok juga membebaskan setelah lulus dari Al Furqon mau berafiliasi apa atau berpartai apa.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Pondok Modern Al Furqon – Milik Umat Islam
Oleh Ustadz Syahid Mujibur Rahman, M.Pd.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pelaksanaan TKA MTsS Istiqomah Islamiyah Pondok Modern Al Furqon Berlangsung Tertib dan Lancar
Tulang Bawang Barat — MTsS Istiqomah Islamiyah Pondok Modern Al Furqon kembali melaksanakan Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi santri kelas IX sebagai bagian dari evaluasi akhir p
Santri MAS PSA Istiqomah Islamiyah Tembus SNBP 2026: Lolos ke Prodi Sains, Bisnis Digital, dan Perkebunan
Tulang Bawang Barat, Al Furqon (Humas) - Alhamdulillahirabbil ‘alamin, prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri MAS PSA Istiqomah Islamiyah Pondok Modern Al Furqon. Pa
Kepala Kemenag Tubaba Tinjau Pelaksanaan Ujian Madrasah di MAS PSA Istiqomah Islamiyah
Tulang Bawang Barat — Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) hari pertama di MAS PSA Istiqomah Islamiyah Pondok Modern Al Furqon mendapat perhatian langsung dari Kepala Kementerian Agama
Dulu Diuji, Kini Menguji: Alumni Kembali Mengabdi untuk KMI
Tulang Bawang Barat, Al Furqon (Humas) - Empat alumni Pondok Modern Al Furqon dipercaya menjadi penguji dalam Ujian Lisan kelas akhir KMI Tahun Ajaran 2025/2026. Mereka adalah Usth. Aru
Alumni Bergerak dan Berdampak, IKPMA Go To School Ramadhan Sukseskan Sosialisasi PSB 2026/2027
Panengahan, Al Furqon (Humas) — Semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap almamater kembali ditunjukkan oleh para alumni dalam program sosialisasi Penerimaan Santri Baru (PS
Pondok Pesantren Modern Al Furqon Dukung Program International Youth Exchange Singapore-Malaysia Batch 2
Tulang Bawang Barat, Al Furqon (Humas), - Program pertukaran pemuda internasional International Youth Exchange Singapore and Malaysia (IYESM) Batch 2 kembali diselenggarakan pada 6&ndas
Santri Akhir KMI Laksanakan Amaliyah Tadris Hari Pertama sebagai Syarat Kelulusan
Panengahan, Senin (23 Februari 2026) — Sebanyak 45 santri akhir KMI melaksanakan amaliyah tadris hari pertama, yaitu praktik mengajar bagi santri kelas 1, 2, dan 3. Kegiatan ini m
Puasa: Ibadah Rahasia yang Menyehatkan Jiwa dan Tubuh
Oleh Ust. Anang Rusdiansyah, S.S., M.Pd. Puasa memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam. Ia bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi merupakan ibadah yang penuh keikhl
Dua Santri dan Alumni Pondok Modern Al Furqon Lolos Tahap Awal Seleksi IYESM 2026
Tulang Bawang Barat, Al Furqon (Humas), (22/2/26) – Kabar membanggakan datang dari Pondok Modern Alfurqon. Dua perwakilan generasi muda, Jery Ferdinata, santri akhir KMI Pondok Mo
Pondok Pesantren Modern Al Furqon Tanam 30 Tabebuya, Ciptakan Ikon Baru Berbasis Ekologi
Tulang Bawang Barat, Al Furqon (Humas) – Pondok Modern Al Furqon terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pesantren yang hijau, asri, dan edukatif melalui progra

